Biomassa (sampah organik, limbah pertanian, limbah peternakan, gulma
air seperti eceng gondok, dst) sungguh banyak memberi manfaat kepada
manusia. Dengan teknologi digester dan proses mikrobiologi terkini,
sampah organik akan menjadi bahan pembangkitan metana (CH4) yang jika
dialirkan ke genset bio Elektrik akan menjadi energi bagi penerangan,
penggerak mesin maupun daya listrik bagi perkakas rumah tangga). Setelah
dibangkitkan gas metana (CH4)nya, sisa proses fermentasinya adalah
bahan pupuk dan penyubur tanaman dan tanah pertanian. Dengan menempatkan
biomassa dalam digester fiberglass kemudian dibangkitkan gas metananya
dengan bakteri metanogen atau bakteri anaerob seperti Green Phoskko
(GP-7), kemudian, gas (CO2 dan CH4) yang diproduksinya dapat ditampung
dalam gas holder di bagian atas digester. Dengan dialirkan ke inlet
genset (generator biogas), gas akan didikonversi menjadi energi listrik,
dan sisa akhir prosesnya, lumpur sisa hasil pencernaan (slurry) menjadi
pupuk kompos yang baik bagi tanaman.