Tampilkan postingan dengan label Biogas. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Biogas. Tampilkan semua postingan

Rabu, 19 Desember 2012

Membangun Instalasi Biogas Berbasis Sampah

Biomassa (sampah organik, limbah pertanian, limbah peternakan, gulma air seperti eceng gondok, dst) sungguh banyak memberi manfaat kepada manusia. Dengan teknologi digester dan proses mikrobiologi terkini, sampah organik akan menjadi bahan pembangkitan metana (CH4) yang jika dialirkan ke genset bio Elektrik akan menjadi energi bagi penerangan, penggerak mesin maupun daya listrik bagi perkakas rumah tangga). Setelah dibangkitkan gas metana (CH4)nya, sisa proses fermentasinya adalah bahan pupuk dan penyubur tanaman dan tanah pertanian. Dengan menempatkan biomassa dalam digester fiberglass kemudian dibangkitkan gas metananya dengan bakteri metanogen atau bakteri anaerob seperti Green Phoskko (GP-7), kemudian, gas (CO2 dan CH4) yang diproduksinya dapat ditampung dalam gas holder di bagian atas digester. Dengan dialirkan ke inlet genset (generator biogas), gas akan didikonversi menjadi energi listrik, dan sisa akhir prosesnya, lumpur sisa hasil pencernaan (slurry) menjadi pupuk kompos yang baik bagi tanaman.